Web Kuliah
Posted on April 5th, 2011 at 6:34 AM by admin

Java : Struktur Control

  • Struktur Kontrol Keputusan Struktur kontrol keputusan adalah statement dari Java yang mengijinkan user untuk memilih dan mengeksekusi blok kode dan mengabaikan blok kode yang lain.
    a. Statement if

    Statement-if menentukan sebuah statement (atau blok kode) yang akan dieksekusi jika dan hanya jika persyaratan boolean (boolean statement) bernilai true.

    Bentuk dari statement if,

    if( boolean_expression )

    statement;

    atau

    if( boolean_expression ){

    statement1;

    statement2;

    . . .

    }

    dimana, boolean_expression adalah sebuah persyaratan boolean (boolean statement)

    atau boolean variabel.

    Berikut ini adalah contoh code statement if,

    int grade = 68;

    if( grade > 60 )

    System.out.println(“Congratulations!”);

    atau

    int grade = 68;

    if( grade > 60 ){

    System.out.println(“Congratulations!”);

    }


    b. Statement if-else

    Statement if-else digunakan apabila kita ingin mengeksekusi sebuah statement dengan kondisi true dan statement yang lain dengan kondisi false.

    Bentuk statement if-else,

    if( boolean_expression )

    statement;

    else

    statement;

    dapat juga ditulis seperti,

    if( boolean_expression )

    {

    statement1;

    statement2;

    . . .

    }

    else

    {

    statement1;

    statement2;

    . . .

    }

    Berikut ini contoh code statement if-else,

    int grade = 68;

    if( grade > 60 )

    System.out.println(“Congratulations!”);

    else

    System.out.println(“Sorry you failed”);

    Atau

    int grade = 68;

    if( grade > 60 )

    {

    System.out.println(“Congratulations!”);

    System.out.println(“You passed!”);

    }

    else

    {

    System.out.println(“Sorry you failed”);

    }


    c. Statement if-else-if

    Statement pada bagian else dari blok if-else dapat menjadi struktur if-else yang lain.

    Struktur seperti ini mengijinkan kita untuk membuat seleksi persyaratan yang lebih

    kompleks.

    Bentuk statement if-else if,

    if( boolean_expression1 )

    statement1;

    else

    if( boolean_expression2 )

    statement2;

    else

    statement3;

    Bisa dibuat banyak blok else-if sesudah statement if. Blok else bersifat optional dan dapat dihilangkan. Pada contoh di bawah atas, jika boolean_expression1 bernilai true, maka program akan mengeksekusi statement1 dan melewati statement yang lain. Jika boolean_expression2 bernilai true, maka program akan mengeksekusi statement2 dan melewati statement3.


Download Sample program dengan mengklik tombol di bawah ini !

April 1

Fitur Java
Posted on April 1st, 2011 at 7:43 AM by admin

Java : Fitur Java


1. Bahasa sederhana

Java dirancang untuk mudah dipelajari dan digunakan dengan secara efektif. Java tidak mendukung fitur-fitur rumit seperti :

    • Explicit pointer manipulation
    • Implicit type casting
    • Structures atau union
    • Operator overloading
    • Templates
    • Header files
    • Multiple inheritance

Rancangan bahasa Java telah berdasar teknologi yang telah terbukti dan dikembangkan di bahasa-bahasa pemrograman lainnya.


2. Bahasa berororientasi objek

Java bukan turunan langsung dari bahasa pemrograman manapun, juga sama sekali tidak kompatibel dengan semuanya. Model objek Java adalah sederhana dan mudah dikembangkan, namun sejalan dengan itu, nilangan dan tipe data sederhana lain dianggap sebagai non-objek berkinerja tinggi.

OOP (object oriented programming) adalah cara ampuh dalam pengorganisasian dan pengembangan perangkat lunak. Pada OOP, program komputer sebagai sekelompok objek yang saling berinteraksi. Objek-objek ini ada secara secara independent yang mempunyai aturan-aturan berkomunikasi dengan objek lain dan untuk memerinthakan objek lain guna meminta informasi tertentu atau meminta objek lain mengerjakan sesuatu.


3. Bahasa statically typed

Semua objek dideklarasikan terlebih dahulu sebelu m digunakan. Melalui fitur ini kode program lebih dapat dioptmasi untuk menghasilkanprogram berkinerja tinggi.


4. Bahasa dikompilasi

Sebelum menjalankan program di bahasa Java, program dikompilasi menggunakan Java Compiler. Kompilais akan menghasilkan file “bytecode” yang serupa fungsinya dengan file kode mesin. Program “bytecode” yang dihasilkan dapat di eksekusi di sembarang Java Interpreter. Java Interpreter membaca file “bytecode” dan menterjemahkan perintah “bytecode” menjadi perintah-perintah bahasa mesin yang dapat di eksekusi mesin.


5. Bahasa yang aman

Java menggunakan model pengamanan 3 lapis untuk melindungi sistem dari Untrusted Java Code.

Bytecode verifier membaca bytecode sebelum dijalankan dan menjamin bytecode memenuhi aturan-aturan dasar bahasa Java

Class loader menangani pemuatan kelas Java ke runtime interpreter.

Manajer keamanan menangani keamanan tingkat aplikasi dengan mengendalikan apakah program berhak mengakses sumber daya seperti sistem file, port jaringan, proses eksternal dan sistem windowing.

Selain itu Java menyediakan beragam teknik pengaman, yaitu:

    • Bahasa dirancang untuk mempersulit eksekusi kode perusak
    • Program Java dikompilasi menjadi serangkaian bytecode.
    • Java mempunyai pengamanan terhadap applet.


6. Bahasa independen terhadap platform

Platform independence merupakan kemampuan program bekerja di sistem operasi atau sistem komputer berbeda. Bahasa Java adalah bahasa yang secara sempurna tidak bergantung platform.


7. Bahasa multithreading

Thread adalah menyatakan program komputer melakukan lebih dari satu tugas di satu Waktu yang sama. Java menyediakan kakas untuk menulis program multithread, program mempunyai lebih dari 1 thread eksekusi pada saat yang sama sehingga memungkinkan program menagani beberapa tugas secara konkuren.


8. Bahasa yang didukung garbage collector

Artinya, program tidak perlu menghapus sendiri objek-objek yang tidak digunakan lagi. Fasilitas ini mengurangi beban pengelolaan memori oleh pemrogram dan mengurangi atau mengeliminasi sumber kesalahan terbesar yang terdapat di bahasa yang memungkinkanalokasi dinamis.


9. Bahasa yang kompatible

Java interpreter memeriksa semua akses sistem yang dilakukan. Program java tidak dapat menyebabkan crash terhadap sistem. Java mempunyai mekanisme exception handling yang ampuh. Exception-handling menyediakan cara untuk memisahkan antara bagian penanganan kesalahan dengan bagian kode normal sehingga menuntun ke struktur kode program yang lebih bersih dan menjadikan aplikasi lebih tegar.