April 5
Struktur KontrolJava : Struktur Control
- Struktur Kontrol Keputusan Struktur kontrol keputusan adalah statement dari Java yang mengijinkan user untuk memilih dan mengeksekusi blok kode dan mengabaikan blok kode yang lain.
a. Statement ifStatement-if menentukan sebuah statement (atau blok kode) yang akan dieksekusi jika dan hanya jika persyaratan boolean (boolean statement) bernilai true.
Bentuk dari statement if,
if( boolean_expression )
statement;
atau
if( boolean_expression ){
statement1;
statement2;
. . .
}
dimana, boolean_expression adalah sebuah persyaratan boolean (boolean statement)
atau boolean variabel.
Berikut ini adalah contoh code statement if,
int grade = 68;
if( grade > 60 )
System.out.println(“Congratulations!”);
atau
int grade = 68;
if( grade > 60 ){
System.out.println(“Congratulations!”);
}
b. Statement if-elseStatement if-else digunakan apabila kita ingin mengeksekusi sebuah statement dengan kondisi true dan statement yang lain dengan kondisi false.
Bentuk statement if-else,
if( boolean_expression )
statement;
else
statement;
dapat juga ditulis seperti,
if( boolean_expression )
{
statement1;
statement2;
. . .
}
else
{
statement1;
statement2;
. . .
}
Berikut ini contoh code statement if-else,
int grade = 68;
if( grade > 60 )
System.out.println(“Congratulations!”);
else
System.out.println(“Sorry you failed”);
Atau
int grade = 68;
if( grade > 60 )
{
System.out.println(“Congratulations!”);
System.out.println(“You passed!”);
}
else
{
System.out.println(“Sorry you failed”);
}
c. Statement if-else-ifStatement pada bagian else dari blok if-else dapat menjadi struktur if-else yang lain.
Struktur seperti ini mengijinkan kita untuk membuat seleksi persyaratan yang lebih
kompleks.
Bentuk statement if-else if,
if( boolean_expression1 )
statement1;
else
if( boolean_expression2 )
statement2;
else
statement3;
Bisa dibuat banyak blok else-if sesudah statement if. Blok else bersifat optional dan dapat dihilangkan. Pada contoh di bawah atas, jika boolean_expression1 bernilai true, maka program akan mengeksekusi statement1 dan melewati statement yang lain. Jika boolean_expression2 bernilai true, maka program akan mengeksekusi statement2 dan melewati statement3.
Download Sample program dengan mengklik tombol di bawah ini !

April 1
Fitur JavaJava : Fitur Java
1. Bahasa sederhana
Java dirancang untuk mudah dipelajari dan digunakan dengan secara efektif. Java tidak mendukung fitur-fitur rumit seperti :
- Explicit pointer manipulation

- Implicit type casting
- Structures atau union
- Operator overloading
- Templates
- Header files
- Multiple inheritance
Rancangan bahasa Java telah berdasar teknologi yang telah terbukti dan dikembangkan di bahasa-bahasa pemrograman lainnya.
2. Bahasa berororientasi objek
Java bukan turunan langsung dari bahasa pemrograman manapun, juga sama sekali tidak kompatibel dengan semuanya. Model objek Java adalah sederhana dan mudah dikembangkan, namun sejalan dengan itu, nilangan dan tipe data sederhana lain dianggap sebagai non-objek berkinerja tinggi.
OOP (object oriented programming) adalah cara ampuh dalam pengorganisasian dan pengembangan perangkat lunak. Pada OOP, program komputer sebagai sekelompok objek yang saling berinteraksi. Objek-objek ini ada secara secara independent yang mempunyai aturan-aturan berkomunikasi dengan objek lain dan untuk memerinthakan objek lain guna meminta informasi tertentu atau meminta objek lain mengerjakan sesuatu.
3. Bahasa statically typed
Semua objek dideklarasikan terlebih dahulu sebelu m digunakan. Melalui fitur ini kode program lebih dapat dioptmasi untuk menghasilkanprogram berkinerja tinggi.
4. Bahasa dikompilasi
Sebelum menjalankan program di bahasa Java, program dikompilasi menggunakan Java Compiler. Kompilais akan menghasilkan file “bytecode” yang serupa fungsinya dengan file kode mesin. Program “bytecode” yang dihasilkan dapat di eksekusi di sembarang Java Interpreter. Java Interpreter membaca file “bytecode” dan menterjemahkan perintah “bytecode” menjadi perintah-perintah bahasa mesin yang dapat di eksekusi mesin.
5. Bahasa yang aman
Java menggunakan model pengamanan 3 lapis untuk melindungi sistem dari Untrusted Java Code.
Bytecode verifier membaca bytecode sebelum dijalankan dan menjamin bytecode memenuhi aturan-aturan dasar bahasa Java
Class loader menangani pemuatan kelas Java ke runtime interpreter.
Manajer keamanan menangani keamanan tingkat aplikasi dengan mengendalikan apakah program berhak mengakses sumber daya seperti sistem file, port jaringan, proses eksternal dan sistem windowing.
Selain itu Java menyediakan beragam teknik pengaman, yaitu:
- Bahasa dirancang untuk mempersulit eksekusi kode perusak
- Program Java dikompilasi menjadi serangkaian bytecode.
- Java mempunyai pengamanan terhadap applet.
6. Bahasa independen terhadap platform
Platform independence merupakan kemampuan program bekerja di sistem operasi atau sistem komputer berbeda. Bahasa Java adalah bahasa yang secara sempurna tidak bergantung platform.
7. Bahasa multithreading
Thread adalah menyatakan program komputer melakukan lebih dari satu tugas di satu Waktu yang sama. Java menyediakan kakas untuk menulis program multithread, program mempunyai lebih dari 1 thread eksekusi pada saat yang sama sehingga memungkinkan program menagani beberapa tugas secara konkuren.
8. Bahasa yang didukung garbage collector
Artinya, program tidak perlu menghapus sendiri objek-objek yang tidak digunakan lagi. Fasilitas ini mengurangi beban pengelolaan memori oleh pemrogram dan mengurangi atau mengeliminasi sumber kesalahan terbesar yang terdapat di bahasa yang memungkinkanalokasi dinamis.
9. Bahasa yang kompatible
Java interpreter memeriksa semua akses sistem yang dilakukan. Program java tidak dapat menyebabkan crash terhadap sistem. Java mempunyai mekanisme exception handling yang ampuh. Exception-handling menyediakan cara untuk memisahkan antara bagian penanganan kesalahan dengan bagian kode normal sehingga menuntun ke struktur kode program yang lebih bersih dan menjadikan aplikasi lebih tegar.



